Meningkatkan Motivasi Peserta Didik dalam Mempelajari Teks Naratif melalui Proyek Pembuatan Media Pop-Up Books.
Oleh: Suhartono, S.Pd
DAFTAR ISI
HALAMAN SAMPUL
BIODATA PESERTA
PERNYATAAN
HALAMAN PENGESAHAN
KATA PENGANTAR
ABSTRAK
DAFTAR ISI
BAB I. PENDAHULUAN
- Latar belakang Masalah
- Rumusan Masalah
- Tujuan
- Manfaat
BAB II. KAJIAN PUSTAKA
- Project – Based Learning
- Pop – Up Books
- Teks Naratif
BAB III. HASIL DAN PEMBAHASAN
- Metode dan Pelaksanaan
- Hasil dan Pembahasan
BAB IV. KESIMPULAN DAN REKOMENDASI
- Kesimpulan
- Rekomendasi
DAFTAR PUSTAKA
LAMPIRAN – LAMPIRAN
- RPP
- Angket / Kuesioner
- Dokumentasi Kegiatan: Foto dan Video
***
BAB I
PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG MASALAH
Salah satu permasalahan dalam proses pembelajaran di tingkat SMP adalah kurangnya motivasi peserta didik dalam mempelajari Bahasa Inggris. Berdasarkan hasil wawancara dari bebarapa peserta didik, salah satu penyebab kurangnya motivasi tersebut adalah proses pembelajaran berlangsung tidak menarik. Padahal, kunci utama agar peserta didik termotivasi untuk belajar adalah adanya rasa tertarik dengan pelajaran yang diikuti.
Selama ini, pembelajaran Bahasa Inggris di tingkat SMP, masih banyak menggunakan cara konvensional, yaitu sistem ceramah. Guru menyampaikan materi, peserta didik hanya menjadi pendengar. Pembelajaran didominasi keaktifan guru, atau biasa kita sebut sebagai teacher-centered learning, pembelajaran berpusat pada guru. Dalam hal ini, guru menjadi pengendali dan pelaku utama dalam proses pembelajaran. Peserta didik hanya duduk mendengarkan dan tidak berpartisipasi aktif selama pelajaran berlangsung. Akibatnya, peserta didik merasa bosan, tidak bersemangat mengikuti pelajaran.
Di era sekarang ini, khususnya terkait implementasi kurikulum merdeka, kerangka utama bentuk pembelajaran adalah pembelajaran yang menyenangkan, pembelajaran yang harus memperhatikan potensi, kebutuhan dan kondisi lingkungan peserta didik. Dengan demikian, pendekatan (approach) pembelajaran yang sesuai dengan konsep implementasi kurikulum merdeka adalah pendekatan pembelajaran yang berorientasi pada student–centered learning, pembelajaran yang berpihak pada peserta didik.
Salah satu model pembelajaran yang mengacu pada student-centered learning adalah project-based learning, yaitu model pembelajaran berbasis proyek. Model pembelajaran ini menitikberatkan pada partisipasi aktif dan kerjasama peserta didik dalam proses pembelajaran untuk menghasilkan produk. Dengan adanya keterlibatan siswa dalam menyelesaikan produk, maka pada akhirnya peserta didik diharapkan termotivasi dalam mengikuti pelajaran. Hal inilah yang kemudian melatarbelakangi Penulis untuk merancang best practice pembelajaran Bahasa Inggris di kelas 9 UPTD SMPN 7 Cenrana melalui proyek pembuatan media pembelajaran berbentuk pop up book yang muatannya adalah materi teks naratif (narrative texts).
B. RUMUSAN MASALAH
Apakah Pembelajaran berbasis proyek (Project-based learning) pembuatan media pop up book di kelas 9 UPTD SMPN 7 Cenrana mampu meningkatkan motivasi peserta didik dalam mempelajari Bahasa Inggris?
C. TUJUAN
Tujuan best practice ini yaitu untuk mengetahui apakah Pembelajaran berbasis proyek (Project-based learning) pembuatan media pop-up book di kelas 9 UPTD SMPN 7 Cenrana mampu meningkatkan motivasi peserta didik dalam mempelajari Bahasa Inggris.
- Download selengkapnya: pdf. click here>>
- Download selengkapnya: word/ doc. click here>>
- Dokumentasi: Video Proyek Pembuatan Pop-Up Books: click here>>
***
